russ the news

Russ The News is News Site for Information ,entertainmet,Politics,Economic all around the world

Terbaru, PNS Diajak Luhut Work From Bali, Pengamat: Bukannya Kerja Malah Jalan-jalan

Russnews infoRencana work from Bali yang diinisiasikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dinilai pengamat kurang tepat. Meskipun, ajakan itu baik untuk membantu memulihkan pariwisata di sana.

luhut binsar panjaitan- russnews info


Menurut Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah, work from Bali untuk pegawai negeri sipil (PNS) tidak efektif. Dia khawatir ajakan itu membuat pekerjaan mereka terganggu karena fokus jalan-jalan.

"Jelas kebijakan itu tidak tepat, nggak ada urgensinya karena bagaimana mereka pengawasannya ketika bekerja di situ. Jangan-jangan dia nanti kelihatan bekerja di Bali, tapi dia jalan-jalan ke Uluwatu atau mana," kata Trubus, Kamis (20/5/2021).

Tidak hanya itu, kebijakan work from Bali juga disebut hanya membuang-buang anggaran. Menurut Trubus, baiknya APBN digunakan untuk mendukung belanja kesehatan dan perlindungan sosial daripada untuk perjalanan dinas pegawai kementerian

"Kebijakan itu sebenarnya nggak tepatnya di tengah pandemi ini malah pemborosan anggaran meskipun tujuannya untuk menghidupkan pariwisata. Kan pakai anggaran, lah anggarannya untuk ke sana kan berarti menggunakan pesawat, menggunakan akomodasinya juga," tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad. Kebijakan work from Bali untuk PNS disebut tidak terlalu berdampak besar terhadap pemulihan wisata di sana.

"Menurut saya kalau dari situ sih pengaruhnya sedikit, nggak terlalu signifikan karena yang bisa melakukan itu kan jumlahnya relatif tidak terlalu punya pengaruh besar lah karena hanya work from bali dan jumlahnya kan pasti nggak begitu banyak," katanya terpisah.

Dia lebih menyarankan agar pemerintah bisa menekan kasus COVID-19 terlebih dahulu ditambah penerapan protokol kesehatan yang baik khususnya di Bali. Dengan begitu masyarakat dengan sendirinya akan datang untuk berlibur.

"Sekarang kan orang mau ke sana khawatir nih Bali aman atau tidak," imbuhnya.

     baca juga : 

Kabar Baik, Guru Honorer Boleh Mendaftar PPPK 2021 di Daerah Lain


Sebelumnya, Luhut Ajak PNS Work From Bali, Kritik Keras Menghampiri.

Pemerintah mengeluarkan rencana baru untuk mengoptimalkan pemulihan pariwisata di Pulau Bali. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menggencarkan program Work From Bali untuk kementerian di bawah koordinasinya.

Dengan program ini, pegawai kementerian akan melakukan pekerjaannya dari Pulau Bali. Hal ini dinilai Luhut dapat membantu mengoptimalkan pemulihan pariwisata di Bali. Utamanya, untuk mendorong keterisian hotel di Bali.

Bahkan rencana ini nampaknya tidak cuma jadi wacana, pasalnya Luhut sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dukungan penyediaan akomodasi pada kawasan The Nusa Dua Bali, Selasa (18/5/2021) kemarin.

"Nota kesepahaman ini dibuat sebagai upaya dalam mendukung peningkatan pariwisata The Nusa Dua Bali dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Akan berlaku untuk tujuh kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Kemenko Marves," jelas Luhut dalam keterangannya, dikutip Rabu (19/5/2021).

Setidaknya akan ada 16 hotel yang berada dalam kawasan The Nusa Dua yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan melakukan kerja sama dalam penyediaan akomodasi dan fasilitas hotel dengan Kemenko Marves.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir dalam penandatanganan tersebut berharap program ini dapat menarik para pegawai pemerintah, bahkan swasta untuk bekerja dari Bali. Dengan begitu, bisa membantu mendorong tingkat keterisian hotel di Bali.

Menurut ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira rencana Work From Bali untuk pegawai kementerian dinilai hanya membuang anggaran.

Anggaran APBN, menurut Bhima, baiknya digunakan untuk mendukung belanja kesehatan dan perlindungan sosial daripada untuk perjalanan dinas pegawai kementerian.

"Kalau pegawai pemerintah disuruh Work From Bali, sepertinya sayang sekali anggaran APBN digunakan untuk perjalanan dinas. Masih banyak kebutuhan anggaran yang urgent, yakni belanja kesehatan dan belanja perlindungan sosial," kata Bhima 

Bhima justru bingung, di tengah melebarnya defisit APBN, tetapi masih ada dana yang digunakan untuk rapat di Bali. "Ini saja karena pemerintah kebingungan karena defisit APBN melebar, bahkan tarif PPN mau dinaikan, kok dana yang ada digunakan buat rapat di Bali," ujarnya


No comments:

Post a Comment

mgid