russ the news

Russ The News is News Site for Information ,entertainmet,Politics,Economic all around the world

Terbaru, Ada Peluang Honorer Tenaga Administrasi Diangkat CPNS dan PPPK

Russnews info-  Anggota Komisi II DPR RI Rifaqinizamy Karsayuda mengungkapkan honorer K2 maupun nonkategori tenaga teknis administrasi memiliki peluang diangkat sebagai CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). 

seleksi pns dan pppk - russnews.info


Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menyebutkan bahwa peluang tersebut ada pada revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara atau UU ASN. Menurut Rifqi, Komisi II DPR sudah satu suara memperjuangkan seluruh honorer menjadi ASN.

Dia menegaskan tidak ada pembatasan khusus formasi guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh. "Kami komitmen untuk mengawal honorer K2 dan nonkategori meraih status ASN," kata Rifqi . Dia mengungkapkan DPR akan meminta pemerintah membuat regulasi untuk tenaga teknis administrasi.

Menurutnya, tenaga teknis administrasi hanya mendapatkan kesempatan tes CPNSpada 2013. Setelah itu tidak dibuka lagi, sehingga menimbulkan kecemburuan sesama honorer.

"Kami bisa merasakan bagaimana kondisi honorer K2 tenaga teknis administrasi yang masa pengabdiannya lama tetapi terabaikan," ungkapnya.

Menurutnya, berbagai fraksi di Komisi II DPR sudah berkali-kali menyuarakan kepada pemerintah agar tenaga teknis administrasi diberikan formasi dalam rekrutmen CPNS dan PPPK. Salah satu langkah majunya adalah kesepakatan pemerintah dengan DPR RI untuk membahas revisi UU ASN. "Kami yakin pasti ada celah untuk menyelesaikan masalah tenaga teknis administrasi. Masalah honorer tidak akan selesai kalau itu tidak dicarikan solusinya," pungkasnya.

Honorer Tua Menghadapi Masalah Berat, Bukan soal THR

Ketua Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Nonkategori Usia 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+) Jawa Barat Sigid Purwo Nugroho mengungkapkan, ada masalah besar yang dihadapi mereka bulan ini. Bukan karena tidak terima THR tetapi persiapan menghadapi seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. "Guru dan tendik honorer tidak menerima THR itu tidak aneh bagi kami

   baca juga ya : 

Update, Gelar Seleksi PPPK, Kemenpan RB: Mereka Harus Siap Pakai dan Profesional


Dia menyebutkan, masalah terberat yang dihadapi adalah banyak guru honorer tidak memiliki komputer atau laptop sehingga memengaruhi persiapan menghadapi tes PPPK 2021. Keduanya merupakan barang mewah bagi guru honorer. Honorer, kata Sigid, bisa belajar waktu jam istirahat sekolah, dengan meminjam komputer atau laptop milik sekolah. Itu pun kalau ada karena kadang hanya dipegang orang-orang tertentu yang punya kekuasaan di sekolah. Belum lagi, bila tidak bisa online karena kendala jaringan dan lain sebagainya. 

"Mungkin malam hari kami menyempatkan baca fotokopi modul belajar ASN PPPK dari Kemendikbudristek," ujar Sigid. GTKHNK 35+, lanjutnya, sangat berharap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo memberikan kebijaksanaan bagi mereka dalam regulasi rekrutment PPPK 2021 dengan mempertimbangkan masa pengabdian sebagai honorer. Sumber : jpnn.com  


No comments:

Post a Comment

mgid