russ the news

Russ The News is News Site for Information ,entertainmet,Politics,Economic all around the world

ads

Terbaru,Kisah Jozeph Paul Zhang Jadi Tersangka, Segera Dibawa ke Nusantara

Russnews -  Pria yang menggunakan nama di media sosial Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono telah ditetapkan jadi tersangka. Kini Polri berupaya bawa Jozeph ke Nusantara.

 Jozeph Paul Zhang - russnews.info


Penetapan tersangka Jozeph Paul Zhang dilakukan pada Senin (19/4/2021). Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Jozeph Paul Zhang menjadi tersangka karena diduga melakukan ujaran kebencian melalui video di YouTube. Selain itu, Jozeph melontarkan sejumlah kalimat yang bersifat penodaan agama.

"Ujaran kebencian dan penodaan agama," ucap Rusdi, Selasa

Mundur 9 tahun ke belakang, Jozeph tinggal di rumah kontrakan di Perum Dliko gang III di Salatiga pada 2012 lalu. Jozeph Paul Zhang disebut tinggal sendirian di rumah kontrakan tersebut.

Jozeph Paul Zhang diketahui merupakan warga Tegal, namun dia memiliki KTP Salatiga. Selain itu, Jozeph Paul Zhang diketahui kerap berganti domisili.

Jozeph Paul Zhang juga diketahui membuat paspor di Semarang. Pihak Imigrasi Kanwil Kemenkumham Jateng, Santosa, menyebut ada tim yang melacak Jozeph terkait pembuatan paspor di Semarang ini.

Hingga kini jejak Jozeph Paul Zhang masih diburu polisi. Meski mengklaim telah melepaskan status kewarganegaraannya, namun ternyata Jozeph diketahui masih memegang paspor Indonesia.

Polri kini memasukkan Jozeph ke daftar pencarian orang (DPO). Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan belum merinci lebih lanjut perihal penerbitan red notice oleh Interpol untuk Jozeph Paul Zhang. Dia mengatakan Polri akan mencari keberadaan Jozeph Paul Zhang.

"Sudah diterbitkan DPO," ujar Ramadhan.

       BACA JUGA INI: 

Cara Menyambungkan 2 Buah Laptop Via Wireless terbaru 2021

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto membeberkan dua cara yang bisa dilakukan kepolisian untuk memburu Jozeph. Pertama, Agus menjelaskan, Interpol akan menerbitkan red notice terlebih dahulu terhadap Jozeph Paul Zhang.

Namun ada mekanisme koordinasi yang harus dilalui sebelum red notice disetujui.

"Kita koordinasi dengan Hubinter, Interpol Indonesia, dengan pusat Interpol di Lyon. Disetujui nggak terbit red notice. Kalau terbit, baru bisa terbit," ujar Agus.

Lalu, bagaimana kalau red notice tidak berhasil diterbikan? Agus mengungkapkan Polri akan melakukan kerja sama berupa government to government (G to G) atau police to police (P to P).

"Kalau nggak disetujui ya nanti kerja sama G to G atau P to P," tuturnya.

Agus juga mengatakan Polri berkoordinasi dengan Imigrasi Kemenkum HAM untuk mencabut paspor Jozeph Paul Zhang. Jika paspornya sudah dicabut, Jozeph Paul Zhang bakal dideportasi.

"Untuk JPZ alias SPS sementara ini kan masih pemegang Paspor Indonesia, nanti akan dideportasi juga kalau paspornya dicabut. Kita sedang upayakan koordinasikan dengan Imigrasi untuk cabut paspor yang bersangkutan," kata Agus.

Di sisi lain, Kementerian Hukum dan HAM bicara soal status WNI Jozeph Paul Zhang. Kemenkum menyatakan tidak ada data permohonan kehilangan kewarganegaraan atas nama tersebut.

"Tidak ada data permohonan kehilangan kewarganegaraan atas nama yang bersangkutan (Jozeph Paul Zhang atau Shindy Paul Soerjomoelyono-red)," kata Direktur Tata Negara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum HAM, Baroto, secara terpisah. Sumber : detik.com

            BACA INI JUGA YA :

Web Hosting Gratis Indonesia Terbaik

"Yang bersangkutan tidak terdata sebagai orang yang dinyatakan kehilangan WNI," sambungnya menegaskan.

No comments:

Post a Comment