Pengakuan Pria Yang Sebar Hoaks Kota Malang Zona Hitam: Saya Orang Bodoh, Saya Menyesal Seumur Hidup

KOMPAS.com - AC (52), warga Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pria yang menyebar hoaks Kota Malang zona hitam mengaku menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya.


Kata AC, perbuatan yang dilakukannya itu hanya iseng dan untuk hiburan.


Namun, ia tak menyangka atas perbuatannya itu harus berusan dengan polisi dan membuatnya mendekam di sel tahanan.


AC mengaku ia baru pertama kali melakukan perbuatan itu dan meminta maaf.


"Saya orang bodoh, saya orang desa. Iseng-iseng buat hiburan, itu saja maksud saya. Saya menyesal seumur hidup. Saya kapok. Satu kali ini saja. Sumpah saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Kapolresta Malang Kota semuanya saya minta maaf," kata AC saat dihadiri dalam rilis kasus di Mapolres Malang Kota, Senin (21/12/2020).


Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus mengatakan, pelaku menyebrakan hoaks melalui akun Facebooknya 'Amar Senengan Ku'.


"Akibatnya ini menimbulkan keresahan. Bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Kota Malang, tapi juga masyarakat Jawa Timur yang akan ke Kota Malang," ungkapnya.


Setelah viral, pelaku kemudian menghapus postingannya.


Namun, pihaknya masih bisa melacak jejak digitalnya hingga pelaku berhasil ditangkap di kediamannya pada Kamis (17/12/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.


"Yang bersangkutan kita proses dan akan dikirim berkasnya ke kejaksaan," ujarnya.


Agar kejadian serupa tak terulang, Leonardus pun meminta kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kepastiannya.


"Jangan melakukan atau menyebarkan, mentrasmisikan berita hoaks yang tidak bisa dipastikan validitasnya. Karena yang Anda lakukan itu melanggar hukum," katanya.


Pelaku dikenai pasal 14 Undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong subsider pasal 45 ayat 3 Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.


 


(Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor : Khairina)


[Source: Kompas]

Post a Comment

0 Comments