Jelang Penyelenggaraan Pilkada Boven Digoel, 600 Personel Polda Papua Disiagakan

JAYAPURA - Menjelang pelaksanaan pemungutan suara susulan Pilkada Boven Digoel, Polda Papua menyiagakan 600 personel di wilayah itu.


Ratusan personel Brigade Mobil (Brimob) telah digeser ke Boven Digoel dari Merauke sejak awal Desember 2020.


"Jumlahnya tetap 600 personel, tentunya kami dari aparat keamanan akan terus berkoordinasi dengan pihak penyelengara baik itu Bawaslu dan KPU dan para kanditat sehingga dapat terlaksanannya pilkada yang aman dan kondusif di Kabupaten Boven Digoel," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, di Jayapura, Rabu (23/12/2020).


Kamal memastikan aparat keamanan terus mengimbau seluruh pihak menerima hasil rekapitulasi suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Masyarakat juga diminta menaati segala aturan yang telah ditetapkan.


"Kami berharap kepada seluruh kandidat untuk tidak memobilisasi massa saat menang maupun kalah. Jika terdapat ketidakpuasaan untuk dapat mengaplikasikannya dalam bentuk tuntutan-tuntutan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," kata dia.


Menurut Kamal, ratusan personel itu ditugaskan mengamankan sejumlah titik, seperti Kantor KPU dan objek vital lainnya.


Para personel Polri itu juga mengawal pengiriman logistik pilkada sebelum dan setelah pemungutan suara.


Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe menyetujui penyelanggaraan Pilkada Boven Digoel pada 28 Desember 2020.


Waktu penyelenggaraan itu sesuai dengan kesepakatan KPU dan Forkompinda Boven Digoel.


Baca juga: Siswi yang Buat Video TikTok Menginjak Rapor: Saya Waktu Itu Bilang Jangan Di-upload...


Kepastian ini disampaikan Ketua KPU Papua Theodorus Kossay, setelah menerima surat dari Gubernur Papua.


"Iya suratnya sudah di staf saya dan Gubernur sudah setuju Pilkada pada 28 Desember," kata Theodorus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (22/12/2020).


[Source: Kompas]

Post a Comment

0 Comments