Gara-gara Gaji, Patty Jenkins Pernah Hampir Berhenti Sutradarai Wonder Woman 1984

Sutradara Patty Jenkins (kiri) dan aktris Gal Gadot menghadiri pemutaran perdana film produksi Warner Bros, Wonder Woman, di Pantages Theatre, Hollywood, California, pada 25 Mei 2017.

KOMPAS.com - Film  Wonder Woman 1984 telah hadir di bioskop Tanah Air.


Dilansir dari Comicbook, Jumat (18/12/2020), rupanya ada sebuah kendala besar yang sempat terjadi untuk mengamankan talenta sutradara Patty Jenkins.


Mengingat Patty juga sedang mengarahkan proyek TV sendiri, yakni Monster and The Killing.


Dia tidak menuntut gaji besar hingga sukses dalam Wonder Woman.


Hingga akhirnya Jenkins mengarahkan sekuel Wonder Woman 1984 dan dia bernegoisasi untuk mendapatkan bayaran besar.


Pasalnya, saat itu banyak rekannya yang memiliki gaji besar dalam pembuatan film superhero.


Namun, usaha Jenkins tidak berhasil untuk mendapatkannya sampai ia berpikir meninggalkan proyek tersebut.


Dalam podcast Happy Sad Confused sembari mempromosikan Wonder Woman 1984, Jenkins menjelaskan alasan Warner Bros.


Pictures membutuhkan proses yang lama untuk mengumumkannya kembali membesut Wonder Woman 1984.


Padahal keputusan tersebut tidak perlu dipikirkan lagi lantaran film itu terbilang sukses.


"Sadinya saya akan pergi. Saya bahkan bilang akan senang pergi ke studio lain dan menghasilkan uang seperempat lebih banyak karena ini bukan sekuel, pada prinsipnya, tidak masalah,” kata Jenkins.


"Sangat menarik sebagai seseorang yang tidak pernah menghasilkan keuntungan dalam karier saya sampai Wonder Woman, bahwa saya selalu berdamai dengannya. Saya seperti, 'hei, saya mengerti’ tapi sekarang saya seperti, 'dengar, Saya tidak pernah menghasilkan uang dalam karier saya karena Anda selalu memiliki pengaruh dan saya tidak,” tambah Jenkins.


Jenkins langsung membandingkan apa yang ditawarkan kepadanya dengan seseorang di industri serupa.


Tidak mengherankan, beberapa rekannya mendapatkan gaji yang jauh lebih besar.


“Mereka dibayar tujuh kali lebih dari saya untuk film superhero pertama. Kemudian yang kedua, mereka masih dibayar lebih dari saya. Sangat mudah untuk mengatakan, 'Ini tidak mungkin, sangat tidak mungkin’. Dan itu benar-benar tidak bisa di Wonder Woman,” kata Jenkins.


[Source: Kompas]

Post a Comment

0 Comments