Angga Yunanda Dan Adhisty Zara Diapresiasi Fajar Bustomi Karena Adegan Tenggelam Di Mariposa

Angga Yunanda dan Adhisty Zara  menghadiri Press conference rilis poster dan Trailer film Mariposa di Falcon Bioskop, Duren Tiga, Jakarta Selatan Senin (10/2/2020). Film Mariposa akan tayang pada 12 Maret 2020.

JAKARTA - Artis muda Angga Yunanda dan Adhisty Zara harus belajar berenang selama sebulan untuk film Mariposa.


"Proses workshop sama Zara juga menyenangkan sih, workshop untuk adegan-adegan underwater di Mariposa," kata Angga Yunanda, saat konferensi pers virtual, Senin (21/12/2020).


Adhisty Zara lantas menambahkan kalau mereka belajar berenang selama sebulan untuk adegan tenggelam di film Mariposa.


"Jadi kita belajar renang itu sebulan," tambah Adhisty Zara.


"Selama reading kita juga sekalian nyambi belajar nyelam," ujar Angga Yunanda.


Aktris muda kelahiran 21 Juni 2003 ini mengaku tidak bisa berenang. Sebab itu, dia harus belajar selama sebulan sebelum syuting.


"(Aku) enggak bisa berenang sama sekali. Memang aku sudah belajar renang, aku bisa berenang, tapi enggak bisa ngambil napasnya," tutur Zara.


Saat syuting, Zara mengungkapkan mendapat bantuan oksigen ketika mengambil adegan di bawah air.


"(Syuting) bisa karena pakai oksigen," tutur Zara.


Meski hanya belajar berenang dalam waktu sebulan, sutradara film Mariposa, Fajar Bustomi, sangat mengapresiasi hasil kerja Zara dan Angga.


Sementara itu, film Mariposa akan tayang kembali pada 31 Desember 2020 setelah harus turun layar karena pandemi virus corona pada 12 Maret 2020 lalu.


Mariposa mengisahkan tentang perjuangan siswi berprestasi yang bernama Natasha (Adhisty Zara) atau Acha untuk mendapat hati Iqbal (Angga Yunanda).


Suatu hari, Acha dan Iqbal ditunjuk menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti sebuah kompetisi cerdas cermat tingkat nasional.


Dalam perjalanan itu, Acha dan Iqbal menyadari apa yang sebenarnya mereka inginkan.


Mariposa merupakan film garapan sutradara Fajar Bustomi yang diadaptasi novel dengan judul yang sama karya Luluk HF yang sukses mendapat 97 juta pembaca di Wad Pad.


[Source: Kompas]

Post a Comment

0 Comments