222 Hari Kadi Pasien Covid-19, Pria Inggris Ini Akhirnya Pulang Jelang Natal

Ilustrasi pengendalian Covid-19 berbasis ilmiah dan sains. Pengendalian Covid-19 di Islandia dinilai terbaik, sebab baik ilmuwan, peneliti maupun pemerintah bekerja berdasarkan pada sains dan kegiatan ilmiah.

LONDON - Seorang pria yang mendapat status penderita Covid-19 terlama di Inggris akhirnya diizinkan pulang untuk merayakan Natal.


Ali Sakallioglu telah dirawat di rumah sakit karena virus corona selama 222 hari, atau hampir delapan bulan.


Dokter sudah tiga kali meminta pihak keluarga mengucapkan selamat tinggal terakhir pada Ali. Tapi kelima anak Ali, memohon pada dokter untuk tidak mencabut alat bantuan medis yang menopang hidupnya.


Sekarang keyakinan mereka pada Ali Sakallioglu, 57 tahun, telah terbayar.


“Saya tidak diberi kesempatan untuk bertahan hidup, jadi rasanya seperti keajaiban bisa merayakan Natal,” kata Ali melansir The Mirror pada Minggu (20/12/2020).


“Pada tiga kesempatan berbeda, rumah sakit menelepon putri saya, memanggil datang karena menganggap saya tidak akan selamat,” kenangnya.


Sekarang, dia berkata, "Saya tidak sabar menunggu Natal, saya harus berhati-hati karena saya ingin berada di sini pada Natal berikutnya."


Pria yang bekerja sebagai sopir taksi ini berencana untuk menikmati kalkun dengan segala jamuan Hari Natal, bersama anak laki-laki dan pacarnya yang tinggal bersamanya di Catford, London Selatan.


Dia juga ingin sekali divaksinasi Covid-19 agar bisa kembali bekerja tanpa takut kembali terpapar virus corona.


“Saya akan mendorong semua orang untuk mendapatkannya,” kata Sakallioglu tentang vaksin tersebut.


[Source: Kompas]

Post a Comment

0 Comments